Buscar

Tampilkan postingan dengan label seksologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seksologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Cara Untuk Tidak Hamil

Kehamilan bisa sangat ditunggu-tunggu, bahkan sampai bertahun-tahun oleh pasangan yang sangat menginginkannya. Tapi tak sedikit pula pasangan yang berusaha untuk menunda kehamilannya. Faktor kesiapan mental, kesiapan ekonomi dan kesiapan komitmen sering membuat pasangan memutuskan untuk menunda hamil.

Ada berbagai cara untuk tidak hamil, tapi hanya ada satu cara yang dapat menjamin 100% tidak hamil, yaitu dengan cara tidak melakukan hubungan sex. Mari kita bahasa satu persatu cara untuk tidak hamil:

1. Tidak melakukan hubungan seks

Ini adalah cara terbaik untuk menghindari kehamilan dan bisa dijamin 100%. Jika tidak melakukan hubungan seks, maka mustahil Anda bisa hamil. Jika Anda melakukan hubungan seks, bagaimanapun juga masih ada kesempatan untuk hamil.

2. Berhubungan seks tanpa penetrasi
Anda masih bisa berhubungan seks jika tidak ingin hamil, tapi hindari penetrasi. Masih banyak cara untuk saling memuaskan antar pasangan, mulai dari ciuman lidah, seks oral. Yang Anda butuhkan hanya memastikan sperma pria tidak masuk pada vagina perempuan. Ingat, jika Anda menggesek-gesekkan kemaluan pria pada celana dalam perempuan, hal tersebut tidak menjamin akan mencegah kehamilan, karena bisa saja sperma yang keluar dan menempel pada celana dalam akan masuk ke dalam vagina.

3. Gunakan Kondom
Pastikan menggunakan kondom untuk menghindari kehamilan saat berhubungan seks. Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling efektif, terutama jika digunakan dengan benar (Ingat, gunakan dengan benar, perhatikan video cara menggunakan kondom yang benar di bawah). Kondom rata-rata berhasil menghalangi pembuahan dari sperma cowok sekitar 98%. Dengan menggunakan kondom, maka sperma dari pria akan tertahan pada kondom, dan sangat kecil kemungkinan untuk dapat membuahi sel telur pasangannya.

4. Berhubungan seks pada masa tidak subur
Silahkan Anda hitung kalender mentruasi pada wanita, dan hitung masa subur dari pasangan Anda. Setelah mendapatkan tanggal masa subur, maka Anda dapat berhubungan saat tidak pada tanggal masa subur. Semakin jauh dengan masa subur akan semakin aman, dan kemungkinan hamil mengecil. Cara ini sering disebut kontrasepsi kalender. Kontrasepsi kalender ini hanya mengurangi secara signifikan kemungkinan kehamilan, tidak menjamin pencegahan kehamilan.
5. Tidak akan hamil pada hubungan pertama kali
Sudah menjadi mitos, bahwa perempuan akan hamil pada hubungan seks pertama, seperti yang sering dilihat di film atau sinetron. Pada kenyataannya kemungkinan hamil pada hubungan seks pertama kali sangatlah kecil.

Tanda-Tanda Wanita Ingin Ngeseks

Tips Kesehatan, Jakarta - Bagi wanita, bahasa tubuh menjadi isyarat pertama saat bercinta. Melalui bahasa tubuh, wanita dapat merangsang setiap bagian sensitif tubuh pasangan.

Kini, ada cara mudah bisa Anda praktikkan untuk membuat pasangan bergairah. Berikut rahasia dari Lovingyou untuk Anda:

Tunjukkan bagian tubuh menggoda

Jika Anda memiliki tungkai dan betis kaki seksi, saatnya Anda menunjukkan lebih detail kepada pasangan. Perlahan, lucuti busana Anda sehingga hanya ada underwear yang membalut kulit. Jangan lupa, mainkan kaki dan jari tangan di bibir Anda. Niscaya, pasangan pun tak sabar ingin bercinta.

Melempar senyuman nakal

Kelihatannya cara ini sangat mudah. Namun, tidak bila dipraktikkan. Mempertahankan senyuman alami di wajah Anda bukan perkara mudah. Sering kali wanita menunjukan senyum palsu untuk membahagiakan pasangannya.

Nah, cobalah tersenyum dari hati. Berikan senyuman menggoda dan nakal. Posisikan diri Anda sebagai wanita yang lagi jatuh hati dan ingin menggoda seorang pria gagah impian Anda. Bila senyuman tulus terpancar dari wajah Anda, maka hasrat pasangan untuk bercinta semakin besar.

Mainkan anggota tubuh

Wanita memiliki anggota tubuh yang dapat merangsang birahi pria dengan mudah. Area tersebut ada di sekitar leher, payudara, pinggul, bokong, kaki, serta area Miss V.

Untuk mengajak si dia berhubungan intim, Anda dapat memainkan area-area tersebut layaknya sedang menikmati masturbasi. Tunjukkan padanya kenikmatan yang Anda rasakan lewat desahan serta rintihan hebat. Upaya tersebut dilakukan untuk memuaskan pasangan.

Selasa, 10 Januari 2012

Mencari Nikmat Lewat Masturbasi, Normalkah?

Salah satu upaya mencapai kenikmatan saat tak ada pelampiasan atau 'kepepet', adalah dengan melakukan masturbasi.

Kegiatan onani ini, banyak dilakukan oleh banyak orang dewasa meski ia memiliki fisik dan mental yang baik. Umumnya merupakan pengalaman seksual pertama baik bagi pria maupun wanita.

Secara kedokteran pun dianggap normal, sebab merupakan salah satu bagian dari rasa ingin tahu manusia yang mulai beranjak dewasa. Bahkan pada beberapa orang, masturbasi masih dilakukan ketika dewasa dan telah menikah.

Untuk lebih jelasnya, masturbasi merupakan stimulasi atau perangsangan organ genital pribadi untuk mencapai kepuasan seksual yang biasanya diakhiri dengan orgasme.

Stimulasi ini bisa dilakukan dengan memegang, menggosok atau memijat penis (pada pria) atau klitoris (pada wanita) hingga mencapai orgasme. Pada beberapa wanita, stimulasi dapat dilakukan dengan bantuan alat seperti vibrator.

Tindakan seksual normal dan aman

Masturbasi kerap menjadi pilihan untuk melepaskan hasrat seksual yang meningkat seiring waktu, khususnya bagi mereka yang belum memiliki pasangan atau ketiadaan pasangan pada saat itu. Juga kerap dipakai sebagai alternatif untuk menghindari kehamilan dan penularan penyakit seksual.

Misalnya, ketika seorang pria memeriksakan kesuburannya, maka contoh semen yang diperoleh dilakukan dengan cara masturbasi. Sedangkan pada kasus disfungsi seksual, masturbasi kadang digunakan sebagai salah satu metode pengobatan oleh terapis agar mencapai orgasme (pada wanita) atau untuk menunda/memperlama orgasme (pada pria).

Tapi bagi beberapa orang, tindakan masturbasi dianggap tidak normal atau penyimpangan seksual. Tapi seiring perkembangan kebudayaan dan pemahaman yang lebih maju mengenai kedokteran, masturbasi dianggap normal dan aman sebagai salah satu alternatif pemuasan hasrat seksual.

Di sisi lain, kegiatan masturbasi dianggap tidak normal bila membuat orang tersebut menjadi malas berhubungan intim dengan pasangannya. Begitu pula bila dilakukan dengan cara yang tidak normal, karena dapat diindikasikan sebagai ketidaknormalan mental, misalnya di depan umum.

Masturbasi juga akan dianggap tidak normal, apabila kemudian menimbulkan perasaan berdosa, bersalah dan malu. Agar tidak menimbulkan perasaan tersebut, ada baiknya hasrat seksual tersebut 'energinya' dialihkan untuk olah raga.

Selama tidak membahayakan tubuh dan menimbulkan kerusakan fisik, dunia kedokteran menganggap masturbasi sebagai tindakan yang normal dan tidak membahayakan. Para ahli bahkan menyarankannya untuk meningkatkan kemampuan seksual seseorang.

Dengan mengeksplorasi seluruh tubuh dengan masturbasi, justru diharapkan orang tersebut mampu menemukan titik-titik erotis tubuhnya (G Spot) yang paling mudah untuk dirangsang.

 
Healty Life Style | Copyright © 2011 Diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger